| Nama ilmiah | Daboia siamensis |
|---|---|
| Nama lain | bandotan puspa, Russell's viper timur |
| Tingkat bahaya | Bisa sangat berbahaya |
| Ukuran umum | Sekitar 1 meter, dapat lebih besar |
| Habitat | Lahan kering, kebun, semak, dan area terbuka di sebagian Jawa dan Nusa Tenggara |
| Aktivitas | Banyak aktif senja hingga malam |
| Serum anti bisa | Serum khusus Daboia siamensis dilaporkan tersedia di Indonesia, ketersediaannya tergantung rumah sakit. Tidak dicakup SABU/Biosave. |
Bandotan puspa adalah viper bertubuh tebal dengan pola bercak gelap yang tersusun berderet. Ular ini tidak sepopuler kobra, tetapi bisanya berbahaya dan perlu diperlakukan serius.
Ciri-ciri
- Warna abu-abu atau hijau zaitun dengan bintik atau bercak gelap berderet di sepanjang tubuh.
- Kepala segitiga dan tubuh tebal.
- Mendesis keras bila terancam, sambil menggulung tubuh berbentuk huruf S.
Habitat
Lahan kering, kebun, semak, dan area terbuka. Pada musim hujan dan sesudahnya, ular berpindah ke area yang lebih kering sehingga lebih mungkin dijumpai di halaman.
Seberapa berbahaya
Bisa viper umumnya merusak jaringan dan mengganggu pembekuan darah. Gigitan dapat memerlukan perawatan intensif. Korban harus segera dibawa ke IGD. Serum yang diperlukan berbeda dari SABU/Biosave: penjelasan serum.
Jika bertemu
- Jangan menyentuh atau mencoba mengusir dengan tongkat.
- Mundur dan jaga jarak.
- Hubungi petugas berpengalaman.
- Jika digigit, ikuti pertolongan pertama dan segera ke IGD.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah bandotan puspa sering masuk rumah?
Lebih sering di halaman, kebun, dan area terbuka. Masuk bangunan tidak umum tetapi bisa terjadi.
Apakah mirip ular tanah?
Keduanya viper berkepala segitiga. Ular tanah lebih kecil, gemuk, cokelat dengan pola segitiga. Lihat ular tanah.